Mengenai Saya

Foto saya
Percaya Bahwa Rejeki,jodoh,maut ditangan Alloh SWT

Sabtu, 21 Agustus 2010

Malam Tak Berbintang

Malam2 gak bisa tidur biasanya saya lewati dengan mendengarkan lagu-lagu lama yg penuh kenangan dan sedikit menyayat hati, dan kadang saya lewati juga dengan menulis dan terus menulis, sampai tinta habis dan perusahaan kertas sampai tak punya stok lagi. setelah itu, saya berpikir, mau di apakan tulisan ini? option pertama: simpan dengan baik dan benar, kedua: segera salin di komputer lalu print dan kirim ke majalah2, koran2 atau tabloid, ketiga: abaikan saja sampai suatu saat saya pusing sendiri dengan kertas2 itu dan membuangnya. Tapi terkadang malam2 gak bisa tidur seperti ini saya hanya bisa berpikir kapan pagi datang dan sampai pada akhirnya otak saya protes karna lelah lalu tidur. Dan saya hafal sekali dengan cara kerja tidur saya, jika saya mimpi panjang dan jelas itu tandanya tidur saya pulas sekali. Jika mimpi saya setengah2 itu tandanya tidur saya tak lelap (kadang2 suka terjaga tanpa sebab). Jika tak punya mimpi sama sekali itu tandanya tidur saya tak sengaja (ya itu tadi, karna berpikir kapan pagi datang). 

Saya akan membocorkan satu hal pada kalian semua, bahwa malam ini tak berbintang kawan. Entah kenapa? mungkin mendung? mungkin bintangnya malu2 atau mungkin minus saya yg bertambah? (wah maksa banget ya). Apapun itu yg pasti malam ini benar2 tak berbintang.Sebenernya saya cuma mau bilang, kalau menyinggung soal bintang saya slalu ingat SESEORANG, tentang cintanya yg buatan, tentang kata2nya yg membual dan tentang janji2 nya yg omong kosong (hahhahahahhahahahhahahahhahahhahahahaaaaaa) saya hnaya bisa mentertawakan diri saya sendiri. Perempuan yg malang tanpa pertolongan. Tapi itu pemikiran saya beberapa bulan yg lalu. Sekarang saya bisa berpikir betapa orang itu bukan lah segalanya. Betapa saya adalah manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah, namun di hatiku hanya satu cinta untukmu kadaluarsa (lho kq malah nyanyi? hehehehhehehee).

Begini saja, yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya mempertahankan ketawa saya yg katanya khas sekali, (sampai sakit perut), mempertahankan senyum saya yg katanya manis skali (hayyuuu siap2 kresek), mempertahankan jiwa saya yg katanya gangguan jiwa (Lho? kq? Twing twing, gak nymbung).

Tapi alhamdulilah sekali, di hati saya tak ada dendam sedikit pun dengan mereka2 yang telah mendzolimi saya. Karena saya selalu berpikir Alloh saja Maha Pemaaf masa' saya yg manusia biasa gini angkuh? APA KATA DUNIA?

Waduuhhh, sepertinya saya mulai mengantuk nih, yasudah deh besok2 kalau umur panjang disambung lg aja ya,....

2 komentar:

  1. masa' Wit? padahal sambil ngantuk2 tuh hehhehehhee, maksih ya atas komeng nya eh salah komennya

    BalasHapus